Topologi Jaringan Wireless

Pengertian internet dan jaringan internet

Internet (kependekan dari pada 'interconnected-networking') ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan cara ini dinamakan internetworking. (http://id.wikipedia.org/wiki/Internet).

Pada topologi ini komputer jaringan dihubungkan dengan pusat kendali (central controller) biasanya disebut dengan HUB. HUB berfungsi seperti pengatur lalulintas pada toplogi star jadi, setiap data yang akan dikirimkan oleh sebuah komputer harus. Pada jaringan ini komputer dihubunngkan dengan kabel dan pengiriman informasi berbentuk sinyal listrik antar komputer jaringan. Jaringan ini biasanya digunakan dalam jarak yang cukup dekat. Jaringan Nirkabel (Wireless Network) .

Perangkat Pendukung

Adapun perangkat-perangkat pendukung yang digunakan adalah sebagai berikut:

1. Access Point


Extreme Performance Access Point, menggunakan 3 buah port gigabit. Dengan routerboard 600 (MPC8343E 266/400MHz, 64MB RAM, 3 port gigabit ethernet, dan 4 port minipci), dilengkapi dengan 1 buah wireless R52 65 mWatt ABG, PoE, dan adaptor 48 Volt.

Fungsi Access Point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

2. Antenna (omni atau sectoral)


Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, diperlukan antena omni eksternal, meskipun ketika membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belum cukup, karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB. Untuk memperluas area jangkauannya, di perlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB. Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi dapat menjangkau client dari arah mana saja.

3. Kabel pigtail/kabel jumper


Kabel Pigtail atau kabel jumper diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point. panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal (loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point.

4. POE (Power Over Ethernet)

Agar kabel listrik tidak perlu dinaikkan ke atas saat turn on access point maka diperlukan alat yang dinamakan POE, POE ini fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda perlu repot-repot lagi menarik kabel listrik dari bawah ke atas tower. Cara ini tentu akan lebih praktis dan hemat.

5. Kabel UTP /STP


Peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal, jadi di bawah bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch. Pilih kabel UTP/STP yang berkualitas guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

o Penangkal Petir (Lighting Arrester)


Sebagai pengaman dari petir maka diperlukan alat yang berfungsi untuk menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian (grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

o Tower

Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, antena omni eksternal perlu dinaikkan ke tempat yang tinggi agar client WLAN bisa menangkap sinyal radio dengan baik.

o Proxy server

Proxy server digunakan untuk mengamnakan jaringan pad art rw net. Proxy server lebih banyak fungsi dari pada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server di sini juga bertindak sebagai firewall.

o UPS

UPS merupakan sistem penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan system dan hardware. UPS menggunakan baterai backup sebagai catuan daya alternatif

Bagi client yang menggunakan kabel maka di perlukan switch

Switch

Switch yang di pakai terdiri dari 8 port, yaitu menyambung delapan perangkat ke dalam switch ini, maksimal bisa menyambung 6 rumah ke dalam satu switch, sementara dua port yang masih kosong di sambung ke perangkat akses seperti modem ADSL atau wireless LAN, dan yang satunya untuk kita sambung ke switch lain jika ada tambahan.

Teknologi wireless telah banyak menjelma kesemua jaringan sekarang ini dan memakai topologi hybrid. User perlu berada dalam jangkauan wireless roaming untuk bisa berpartisipasi dalam jaringan wireless.

Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi topologi tree dan mesh yang merupakan kombinasi dari star, mesh, dan bus. Dengan populernya teknologi nirkabel dewasa ini maka lahir pula satu topologi baru yaitu topologi wireless.

Jaringan LAN nirkabel tidak menggunakan kabel, namun mereka masih memiliki topologi, yang mendefinisikan bagaimana berinteraksi perangkat nirkabel pada layer fisik. Di lapisan fisik, Wireless LAN IEEE 802.11b menggunakan urutan langsung.

Wireless LAN biasanya menggunakan salah satu dari dua topologi--cara untuk mengatur sebuah jaringan. Pada topologi ad-hoc--biasa dikenal sebagai jaringan peer-to-peer--setiap PC dilengkapi dengan sebuah adapter wireless LAN

Physical Topologi adalah bagaimana kabel digelar sedangkan Logical Topologi adalah bagaimana jaringan (network) bekerja pada 'physical wiring'.

Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan Perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer 3. Network Media Kabel Tembaga à Coaxial, Twisted Pair (UTP, sTP) Fiber Optic Wireless Bluetooth, Wi Fi, NIC Wireless.


2 komentar:

Makasih ya materinya, sangat mebantu buat bikin modul ni :)

 

sangat membantu untuk saya orang awam IT,. semoga terus menularkan ilmunya. thanks

 

Poskan Komentar